virtual.gifVirtual Host merupakan cara untuk mengatur banyak website atau URL di dalam satu mesin atau satu IP. Misalkan kita mempunyai banyak domain tapi hanya mempunyai 1 IP public atau 1 server. Cara untuk mengatasi masalah itu adalah dengan cara membuat virtualhost yang ada di settingan apachenya. Virtual Host bisa anda gunakan setelah anda menginstall package-package apache dan sudah pasti web server anda sudah berjalan dengan baik.

Sekarang kita langsung saja masuk ke dalah konfigurasi. Misalkan saya mempunya 2 buah domain [aminudin.net dan kelelawar.net] saya kebingungan karena saya hanya mempunyai 1 server, solusinya adalah anda harus mengarahkan domain tersebut ke IP server kita untuk contoh silahkan baca http://aminudin.net/?p=230 . kemudian seterusnya konfigurasi di sisi server nya kita lakukan konfigurasi virtualhost anda edit file yang berada di /etc/apache2/http.conf. anda masukan text virual host,sebagai contoh begini :

<VirtualHost *>
ServerAdmin webmaster@aminudin.net
ServerName aminudin.net
DocumentRoot /home/amin
CustomLog /hom/amin/log/aminudin.net.log combined
</VirtualHost>

<VirtualHost *>
ServerAdmin webmaster@kelelawar.net
ServerName kelelawar.net
DocumentRoot /home/kelelawar
CustomLog /home/kelelawar.net/log/kelelawar.net.log combined
</VirtualHost>

Penjelasan:

<VirtualHost *> <<–Awal dari virtual host 😀
ServerAdmin webmaster@kelelawar.net <<– Nama admin domain
ServerName kelelawar.net <<– Nama domain yang akan masuk ke server kita
DocumentRoot /home/kelelawar <– File domain kelelawar.net 😀
CustomLog /home/kelelawar.net/log/kelelawar.net.log combined <<– Dimana File Log website diletakan
</VirtualHost> <<– Penutup VirtualHost

# untuk file log, anda membuat terlebih dahulu file kosong
# ex: amin@root~#touch /home/kelelawar/log/kelelawar.net.log

Berikutnya yang harus anda lakukan adalah restart apache:

amin@root~#/etc/init.d/apache2 restart

Jadi secara simple adalah VirtualHost itu adalah belokan dimana directory masing2 domain tersebut.

Jika anda mempunya 1 domain atau 2 masih bisa dibilang belum memusingkan untuk configurasi file http.conf-nya. Tetapi jika anda sudah mempunya banyak domain diarahkan ke 1 server, misal anda mempunya 10 domain hayoooo gimana? saya juga pernah mengalami hal serupa, file di http.conf itu banyak sekali nama domain dan hampir serupa bentuknya, bisa lelah mata kita melihatnya. Untuk masalah seperti itu anda sebaiknya membuat file configuration yang baru. Coba anda membuat directory dimana file konfigurasi domain tersebut berada.

ex: /home/vhost/aminudin.net.conf
/home/vhost/kelelawar.net.conf

Setelah itu coba anda pindahkan semua konfigurasi masing2 domain ke file konfigurasi domain tersebut, misal vhost aminudin.net di pindah ke /home/vhost/aminudin.net.conf. Setelah itu anda edit file yang bernama apache2.conf yang berada di /etc/apache2/apache2.conf kemudian anda cari baris yang ada text Include /etc/apache2/http.conf kemudian anda tambahkan baris di bawahnya itu sebagai contoh anda masukan Include /home/vhost/aminudin.net.conf dan Include /home/vhost/kelelawar.net.conf. kemudian karena file http.conf itu sudah kosong filenya maka anda kasih # di text Include /etc/apache2/http.conf menjadi #Include /etc/apache2/http.conf. tanda # itu menandakan bahwa yang berada di baris tersebut hanya komentar jadi tidak di tanggapi oleh apache tersebut. Kemudian setelah anda beres ini itu maka tinggal anda melakukan restart apache nya [amin@root~#/etc/init.d/apache2 restart].

Selesai….. Sekarang file virtualhost anda telah tersusun dengan baik. Jika anda ingin konfigurasi ga perlu pusing2 lagi tinggal pilih aja file konfigurasi salah satu domain.

Author

Ahmad Aminudin

nama gw ahmad aminudin, biasa di panggil amin, sedangkan kalau di dunia maya di kenal sebagai turbin_ti . lahir di rangkasbitung, 03-09-1989. menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Margamulya 1, Menamatkan sekolah menengah di SMPN 1 Menes, sekarang sedang menjalani pendidikan di SMKN 1 Rangkasbitung mengambil bidang keahlian TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Berpengalaman sebagai webmaster di web komunitas belajar tentang Teknologi Informasi di http://infoteknologi.com. sangat menyukai semua hal yang berhubungan dengan Web Disain, Disain Grafis, Linux Administrator.

Comments (21)

  1. lifin
    January 21, 2008

    lngsng aja yach…
    sy pengen mbangn webserver & webhosting pake 1 ip publik. pertanyaan :
    1. bisa gak masing2 user dg domain msng2 (bkn subdomain) melaui virtual host.
    2. gmana cara alokasi space utk masing2 user (sprti web hosting). mngkn melalui userquota..!

  2. anton
    January 21, 2008

    OK buangetttt sooobbbbb!!!

  3. salman al farisi
    January 29, 2008

    ok broo…carry on…jangan lupa ya..”impian” yang itu…aku support deh..

  4. la_bona
    February 5, 2008

    Sy dah coba buat vhost IP Based, dimana hanya menggunkan 1 IP, tapi ktika sy restart apachenya fail, seperti berikut :

    root@labona-laptop:/etc/apache2# /etc/init.d/apache2 restart
    * Forcing reload of web server (apache2)… Syntax error on line 3 of /etc/apache2/httpd.conf:
    Invalid command ‘NameServer’, perhaps misspelled or defined by a module not included in the server configuration
    [fail]

    “module not included” module yang mana yang dimaksud? sy cb lihat module pendukung apache sbb :

    root@lifin-laptop:/# dpkg -l |grep apache
    ii apache2 2.2.3-3.2build1
    ii apache2-mpm-prefork 2.2.3-3.2ubuntu2
    ii apache2-utils 2.2.3-3.2ubuntu2
    ii apache2.2-common 2.2.3-3.2ubuntu2
    ii libapache2-mod-php5 5.2.1-0ubuntu1.5

    Mohon pencerahan kawan…!

  5. boys
    February 14, 2008

    BOLEH JUGA INFONYA TANKS BRO 🙂

  6. bhontot
    April 3, 2008

    thx bgt yah infoNya..!!jdi mw coba niy..:grin:

  7. Aminudin.Net » Problem VirtualHost Slackware
    May 24, 2008

    […] memang sudah saya sampaikan di artikel sebelumnya mengenai Manage VirtualHost. Sebenarnya tidak ada kendala mengenai artikel tersebut kalau memperaktekannya di linux yang hampir […]

  8. rau
    August 24, 2008

    nah, gmana dalam 1 jaringan bisa nggak digunakan ..??
    ato ada trik lain or ada software nya

  9. Ahmad Aminudin
    August 24, 2008

    bisa mas 😀 bisa di gunakan asal DNSnya di tembakan ke server kita

  10. wawunx
    September 26, 2008

    mas kalo buat subdomain tanpa cpanel gimana mas

  11. wawunx
    September 26, 2008

    tolong bantuin aq donk…………..n bales keemailku ya mas
    makasih

  12. prouthon
    January 8, 2009

    thanks bos…….. bergunaaa bgt

  13. kaliber46
    February 5, 2010

    minta shellna doonnkk..

    okee ….

  14. kiki
    May 13, 2010

    aku dah coba bos…..tapi waktu nama masing masing domain aku panggil……yang keluar cuma 1 web yang sama tu bos…yang salah apanya ya bos…..tolong dong penncerahannya…..

  15. Ahmad Aminudin
    May 14, 2010

    mungkin belum resolve atau masih ada yang salah dalam configurasi virtualhostnya mas,

    bisa tolong dikirimkan configurasi virtualhostnya, biar bisa kita selesaikan secara bersama-sama

  16. very
    August 12, 2010

    mas, servernya itu wajib pake u buntu g?

    syarat2nya membangun server yang bisa dipakai 2 domain tadi apa saja y mas?
    thankz be4

  17. Ahmad Aminudin
    August 13, 2010

    @very: tidak harus ubuntu mas, distro apapun bisa, terus syaratnya ya mas beli domain 🙂

  18. zacklee
    November 28, 2010

    berarti bagaimanapun. kita harus regist domain dulu ya.. minimal lebih dari satu ..ijin praktek dulu gan.

  19. zacklee
    November 28, 2010

    satu lagi mas.. tiap tiap domanin musti diatur ulang ya.. dns nya ?

  20. indra
    September 26, 2012

    sorry gan mau nanya.
    klo kita pke virtual hostnya buat sub-domain bisa ga?
    tolong pencerahannya?

  21. Ahmad Aminudin
    December 8, 2012

    bisa saja mas. kan untuk penambahan sub domain sebetulnya berada di setingan dns kita. kl virtual host ya mengikuti mas 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.